Mendidik Anak Agar Dapat Bersosialisasi

Mendidik Anak Agar Dapat Bersosialisasi itu sangat penting, Sebaiknya pembelajaran dilakukan sejak usia dini. Dengan bersosialisasi, banyak hal yang bisa mereka pelajari, seperti sikap toleransi, empati, saling berbagi dan sebagainya. Anak anak yang mampu bersosialisasi diharapkan akan tumbuh menjadi anak anak yang merasa aman dan tenteram bila berada di tengah tengah lingkungannya. Hal ini sangat diperlukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Namun demikian, mengingat usia anak yang masih dini, dimana fokus anak sebagian besar masih pada diri sendiri, maka sangat diperlukan peran orang tua dalam mendorong dan mengajak anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Untuk mengajak anak bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, berikut ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua:

Kenalkan anak dengan lingkungan sekitar

Orangtua perlu memperkenalkan pada anak bahwa lingkungan sekitar yang harus dipelajari anak bukan hanya rumah, melainkan juga lingkungan di luar rumah dan sekolah.Hal ini perlu agar anak memiliki wawasan mengenai lingkungan sekitar yang dapat membantunya dalam beradaptasi.

Mulailah dengan membawa anak berjalan-jalan di sekitar rumah.Sambil berjalan Anda dapat memperkenalkan anak pada orang-orang yang Anda kenal yang kebetulan Anda jumpai.Selain itu Anda juga dapat menunjukkan pohon-pohon atau bangunan yang ada disepanjang jalan agar anak lebih mengenal situasi sekelilingnya.

Bila anak sudah waktunya untuk sekolah, Anda bisa menjelaskan pada anak tentang sekolah. Misalnya apa saja yang bisa dijumpai di sekolah, keuntungan apa yang bisa diperoleh dengan bersekolah, dan kalau perlu ajaklah anak mengunjungi sekolahnya sebelum ia mulai masuk sekolah.Dengan memperkenalkan anak dengan lingkungannya, diharapkan anak merasa tidak canggung berada di tengah-tengah lingkungannya.

Ajari anak mengenai aturan-aturan sosial

Untuk dapat diterima oleh lingkungan sekitar, orangtua perlu membekali anak dengan pengetahuan mengenai aturan-aturan sosial.Misalnya tidak boleh merebut mainan teman, minta maaf apabila berbuat kesalahan, minta ijin apabila ingin memakai barang teman, dan sebagainya. Aturan-aturan sosial ini bisa diajarkan kepada anak misalnya melalui kegiatan mendongeng atau membaca buku cerita tentang persahabatan atau melalui film-film yang dapat memberikan pelajaran mengenai aturan-aturan sosial.

Beri contoh yang baik bagaimana bersosialisasi

Aturan-aturan sosial yang sederhana dapat dipelajari anak dengan mengobservasi dan meniru orang tuanya baik secara sadar maupun tak sadar. Misalnya, bagaimana ibu dan ayahnya menyapa saat bertemu tetangga,bagaimana orangtua bersikap sopan dan ramah pada saat menerima tamu,bagaimana orangtua tidak begitu saja masuk ke rumah tetangga tanpa mengetuk pintu / minta ijin dulu, dan sebagainya. Orangtua yang suka bergaul, supel dan peka terhadap aturan sosial akan menjadi model yang baik bagi anak untuk belajar bersosialisasi, sehingga besar kemungkinan kelak anak akan berhasil dalam membina hubungan dengan orang lain.

Beri anak kesempatan bergaul

Melalui kesempatan bergaul, anak dapat mempraktekkan ketrampilan sosialnya, sehingga anak dapat secara langsung melihat hubungan sebab akibat antara suatu tingkah laku dan konsekuensinya.Dengan demikian, diharapkan anak lebih dapat memahami prilaku-prilaku mana yang bisa dan tidak bisa diterima orang lain.Sebagai tahap awal, misalnya mengajak anak tetangga atau kerabat, yang umurnya sebaya dan sudah ia kenal, untuk bermain di rumah. Hal ini biasanya dapat menjadi momen tepat agar anak mulai belajar mempraktekkan ketrampilannya dalam menjalin hubungan dengan orang lain.Selain itu mengajak anak berkunjung ke rumah saudara atau kenalan orangtua juga dapat membantu anak untuk mulai berinteraksi dengan orang lain. Jika anak Anda pemalu, undang anak lain yang lebih muda sehingga memberikan kesempatan pada anak Anda untuk menjadi pemimpin.

Beri kebebasan pada anak untuk bergaul dengan bermacam-macam lingkungan.

Pengalaman anak bergaul dengan berbagai macam lingkungan, dapat memperkaya wawasan anak dalam bersosialisasi. Misalnya sesekali ajak anak berbelanja ke pasar, kemudian minta anak untuk belajar bertanya dengan sopan pada penjual atau melakukan transaksi jual beli. Hal ini selain bisa memberi pengalaman bagi anak, juga bisa melatih kepercayaan diri anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu anak juga bisa dibawa mengunjungi panti asuhan agar anak dapat saling berbagi, berempati serta memiliki kepekaan sosial. Berilah kebebasan pada anak untuk bergaul dengan bermacam-macam lingkungan. Namun sebagai orang tua kita perlu memberi bekal pemahaman pada anak mengenai lingkungan yang baik dan kurang baik baginya.Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan cara mengajak anak untuk berdialog dan menceritakan siapa teman-temannya, bagaimana sifat-sifat dan tingkah laku mereka, dan bersama-sama anak mengevaluasi apakah lingkungan tersebut baik bagi anak

Sumber : hanifa93.wordpress.com

Dalam kategori: Informasi Seputar AnakPsikologi AnakTumbuh Kembang Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.