Mengetahui Seluk Beluk Disentri Pada Balita

Apakah balita Anda sering bolak balik untuk buang air besar dan tampak begitu lemas? Mungkin saja ia terkena disentri pada balita. Anda perlu melihat bagaimana tinja serta fesesnya. Jika dibarengi dengan lendir maka bisa jadi anak Anda mengalami disentri. Kalangan medis menyebut hal itu sebagai sindroma disentri.

Sindroma disentri menyerang tubuh si balita bisa disebabkan oleh intoleransi akibat alergi susu sapi. Namun, sebagian besar disentri disebabkan oleh infeksi yang terbagi ke dalam dua jenis yaitu infeksi karena kuman shigella serta dikarenakan parasit Entamoeba histolityca.

Penularan sindroma disentri bisa melalui berbagai cara serta media. Sebagai contoh, anak yang sering makan di lingkungan yang tidak sehat atau kotor tentu saja akan mudah terserang disentri. Kemudian, apabila mereka kontak langsung dengan orang atau alat rumah tangga yang tercemar juga merupakan salah satu cara pencemaran disentri.

Pencegahan penyakit disentri dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan. Beberapa cara yang direkomendasikan adalah mencuci makanan dan pakaian dengan bersih serta memastikan anak Anda mencuci tangan terlebih dahulu ketika ingin mengkonsumsi makanan.

Pada umumnya sebuah sindrom disentri dialami ketika anak baru mulai memasuki masa bermain. Karena, jarang sekali anak dengan usia di bawah satu tahun mengalami sakit disentri. Porsi perhatian orang tua pada masa tersebut sangatlah tinggi sehingga anak akan tercegah dari beragam penyakit.

Pada tahap awal terkena disentri, penanganan bisa dilakukan di rumah dengan pemberian makanan yang mudah dicerna serta mengandung protein tinggi yang baik untuk proses penyembuhan. Satu hal yang patut diketahui adalah kondisi anak yang semakin memburuk atau membaik. Pada kondisi kesehatan yang meningkat, balita Anda akan mengalami frekuensi penurunan buang air besar, sakit perut yang semakin menghilang, dan nafsu makan yang berangsur membaik. Sebaliknya, jika Anda menemukan anak Anda kesadarannya menurun, kondisi yang makin lemas, serta perut kembung yang tidaj juga kemps, maka balita Anda harus dibawa ke dokter.

Itulah beragam pengetahuan yang semoga membantu Anda dalam mengatasi disentri pada balita.

Dalam kategori: Informasi Kesehatan

Tags:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.