Mencegah Penyakit Folio Pada Anak Dengan Vaksin

Bagaimana cara mencegah penyakit polio pada anak? Tentu saja dengan cara vaksinasi. Vaksin polio diberikan dengan jmlah 4 kali pada interval atau rentang waktu selama 6 hingga 8 minggu. Pemberian vaksin tersebut dilakukan pada usia 1.5 tahun, 5 tahun, dan kemudian 15 tahun. Tentu saja, vaksin ini begitu penting untuk mencegah penyakit polio yang bisa memberikan kelumpuhan kepada anak Anda. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memberikan vaksin kepada anak.

Anda disarankan untuk mengenal vaksin polio ini lebih jauh sebagai bentuk pengetahuan seorang ibu atau orang tua terhadap anaknya. Secara umum, vaksin polio terdiri dari dua jenis yaitu vaksin virus polio oral dan vaksin polio inactivated. Kedua vaksin tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda dimana vaksin oral diberikan dengan diteteskan melalui mulut sementara vaksin inactivated diberikan dengan cara injeksi. Kita akan membahas kedua vaksin tersebut melalui kalimat-kalimat berikut ini.

Vaksin virus polio oral

Merupakan jenis vaksin yang masih banyak digunakan di Indonesia dan cukup dilakukan dengan cara meneteskan vaksin pada anak Anda. Vaksin ini terbuat dari virus polio tipe 1, 2, dan 3 namun telah dilemahkan. Cara kerja vaksin ini dengan menempatkan diri pada usus dan kemudian memacu pembentukan antibody di dalam darah manusia. Secara khusus, vaksin ini tidak boleh diberikan kepada anak dengan kondisi sebagai berikut.

•    Anak dengan Penyakit akut atau mengalami demam
•    Anak yang mengalami muntah serta diare
•    Pasien dengan pengobatan radiasi
•    Pasien kanker ketika menjalankan kemoterapi
•    Para penderita HIV AIDS
•    Serta, ibu dengan kehamilan pada periode waktu 1 hingga 4 bulan

Vaksin polio inactivated

Merupakan sebuah vaksin dengan harga yang relative lebih mahal sehingga belum banyak digunakan. Vaksin ini dhasilkan dari pengembangbiakan di dalam media pembiakkan yang kemudian dibuat tidak aktif melalui pemanasan serta bahan kimia. Vaksin inactivated ini diperbolehkan bagi orang yang mempunyai kondisi tertentu dan kemudian dilarang untuk diberikan vaksin OPV.

Kedua vaksin di atas merupakan vaksin utama yang digunakan untuk mencegah penyakit polio pada anak.

Dalam kategori: Kesehatan

Tags:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.