Mengatasi Batuk Pilek Pada Anak

BATUK

Jika kita membaca literaratur kedokteran, sering diungkapkan bahwa batuk merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran nafas kita, seperti dahak, riak, benda asing (kacang, dsb). Batuk sebagai anugerah terindah dari Tuhan sering disikapi dengan tidak bijak oleh mereka yang tidak memahaminya.

Andaikan kita perhatikan sejenak para pada penderita stroke misalnya. Karena adanya gangguan dalam otak, refleks batuknya terganggu. Akibatnya dahak menumpuk di paru2 dan ybs umumnya mengalami pneumonia. Hingga berefek fatal kematian pada penderita tsb.

Batuk bukanlah momok. Melalui batuk, kita tetap dapat bernafas, karena lendir yang mengganggu saluran nafas akan dikeluarkan saat batuk. Dengan batuk, kita terhindari dari bahaya tersedak benda asing yang masuk ke saluran nafas kita.

Yang terpenting yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa penyebab batuk. Infeksi kah atau bukan infeksi.

Pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau oleh alergi.

Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sd 2 minggu. Bahkan lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada anak lain yang lebih besar yang juga sedang sakit. Batuk karena alergi juga bisa berlangsung lama atau hilang timbul selama pencetus alerginya tidak diatasi. Alergi yang dimaksud bisa dalam bentuk alergi hidung (Allergic rhinitis), asma, alergi suatu zat dari lingkungan. Penyebab lainnya adalah sinusitis, reflux, pneumonia.

Tatalaksana :
Cari PENYEBAB batuk.

Jika batuk disebabkan oleh produksi dahak yang berlebihan, maka upaya yang perlu dilakukan adalah mengurangi produksi lendir. Melalui cara :

• Minum banyak yang hangat misalnya lemon
• Jangan ada asap rokok
• Rangan jangan kering (Moist air – kamar mandi – buka keran air panas biarkan         beberapa lama sehingga ruangan, atau taruh satu ember air panas mendidih, atau      pasang humidifier)
• Agar anak lebih nyaman, tidurkan dengan bantal agak tinggi
• NO – ANTIBIOTICS. Ingat ! Kebanyakan batuk tidak memerlukan antibiotik
• NO cough suppressant. Jangan mengkonsumsi obat penekan refleks batuk (seperti DMP). Anehnya, anak kita sering mendapatkan obat racikan / puyer yang salah satu kandungannya codein (sejenis narkotika) yang tidak diketahui manfaatnya.
RADANG TENGGOROKAN

Umumnya disebabkan oleh infeksi virus. ARTINYA: akan sembuh sendiri – self limiting; dan samasekali tidak memerlukan antibiotik.

Hanya sekitar 15% saja yg infeksinya disebabkan oleh kuman Streptococcus dan umumnya menyerang anak usia 4 – 7 tahun. Dengan catatan, diagnosisnya harus berdasarkan biakan usap tenggorokan.

Tatalaksana :
Banyak minum, minuman yg hangat akan memberikan rasa nyaman di tenggorokan.

Untuk anak yg lebih besar, bisa diajarkan untuk kumur2 atau mengisap lozenges.
Kalau panas atau kesakitan, berikan paracetamol (seperti panadol atau tempra).
Kalau hidung tersumbat, dapat diberikan tetes hidung NaCl dan menghirup uap panas. Kalau anak sangat terganggu, dapat diberikan Nasal decongestant.

PILEK

Penyebabnya infeksi virus. Umumnya berlangsung selama 5 hari (3 – 14 hari rentangnya) tergantung daya tahan tubuh dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau di sekolah. Jika bai dan anak memiliki saudara kandung yang lebih besar dan sudah bersekolah, maka ia sangat potensial sering mengalami colds & flu.

Tidak ada obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh anak terhadap infeksi virus flu akan meningkat sejalan dengan waktu

Tatalaksana:

• Yang paling dibutuhkan adalah cairan, sering minum meski sedikit2.
• Supaya ”ingus” tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek  samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami colds & flu.
• Apabila pada malam hari tiak dapat tidur karena hidung tersumbat, beri tetes        hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung (Breathy).
• Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu,          taruh satu ember berisi air mendidih setelah anak tidur.
• Paracetamol – bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)
• Di lain pihak, kita sering mengacaukan alergi dengan flu. Pada alergi yg            mengenai hidung, anak juga akan ”meler” tetapi anak tidak demam, tetap aktif        bermain. Bukan berarti juga anak menderita infeksi virus flu.

Pencegahan:

• Sering cuci tangan
• Hindari kontak erat dengan penderita flu
• Jaga kebersihan rumah seperti di kamar mandi, dapur, dsb.

Kapan menghubungi dokter?

• Persistent cough, fever > 72 hours
• Sesak nafas, kuku dan bibir tampak biru
• Luar biasa rewel, atau luar biasa mengantuk (sangat sulit dibangunkan)

Ingat: Tidak ada obat pilek yang efektif untuk bayi dan anak.

 

Sumber:tumbuhkembanganak.com

 

Dalam kategori: Penyakit BatukTumbuh Kembang Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.