Faktor Penting Yang Mendasari Motivasi Belajar Anak

banyak faktor yang berhubungan dengan motivasi
belajar anak. Bisa berasal dari anak, guru, orangtua, sekolah, atau
teman-temannya. Bila anak mengalami penurunan prestasi belajar akibat
menurunnya motivasi, maka orangtua perlu segera memperhatikan beberapa
hal berikut ini.

- Apakah anak mengalami masalah dengan penglihatannya? Masalah pada
penglihatan akan mengganggu kemampuan belajar anak. Bila terjadi
gangguan pada mata dan penglihatannya, maka anak pun akan kesulitan
membaca tulisan di papan tulis atau di buku. Tentu saja hal itu juga
akan berdampak pada aktivitas olahraganya. Apakah Anda sudah
memeriksakan penglihatannya pada dokter mata pada saat usianya mencapai
enam tahun?

- Pastikan apakah anak Anda mendapatkan makanan yang cukup dan bugar
berolahraga? Makanan yang cukup dan badan yang bugar karena berolahraga
membuat keadaan fisik anak dalam keadaan baik.

- Pastikan agar anak cukup beristirahat di malam hari. Istirahat yang
cukup membuat anak belajar dalam kondisi yang prima. Sebaliknya, bila
istirahatnya tidak cukup, maka ia akan mengantuk saat belajar.

- Pastikan apakah ia memiliki waktu belajar yang teratur. Latihlah agar
anak memiliki keteraturan dalam menjalankan rutinitasnya, termasuk soal
belajar. Sepakatilah waktu belajarnya setiap hari, jam lima sore,
sesudah maghrib, atau waktu lain sesuai dengan kesepakatan Anda dan
anak. Dengan memiliki keteraturan waktu belajar sejak kecil, maka
belajar akan menjadi kebiasaan yang menetap.

- Pastikan, apakah ia sudah memiliki tempat belajar yang nyaman. Tempat
belajar yang menyenangkan akan meningkatkan semangat belajar anak.
Sebaliknya, tempat belajar yang tidak menyenangkan anak membuat semangat
belajarnya menurun.

- Pastikan, apakah Anda sudah memberikan semangat belajar padanya dan
memberikan penghargaan terhadap usaha belajarnya. Jangan memaksakan
kehendak Anda pada anak. Tapi, berikanlah penghargaan atas usaha yang
telah dilakukannya.

- Apakah Anda sudah meluangkan waktu untuk berdiskusi secara teratur
dengan guru kelasnya? Temukan masalah apa yang dihadapi oleh anak?
Pelajaran apa yang perlu mendapat perhatian tambahan di rumah dan
seterusnya. Ketahuilah, guru kelas akan sangat senang bila orangtua
secara proaktif berdiskusi dan menanyakan perkembangan anaknya di dalam
kelas. Karena, bila dengan begitu, akar dari masalah menurunnya motivasi
belajar anak akan segera diketahui. Sebaliknya, tanpa peran aktif dari
orangtua, masalah ini akan berlarut-larut.

- Pastikan, apakah orangtua tidak memberikan kontribusi masalah pada
diri anak? Misalnya, konflik yang terjadi pada diri orangtua seringkali
membuat anak menjadi tak nyaman. Bila anak tak memiliki kenyamanan hati,
tak heran bila ia akan kehilangan motivasi untuk berprestasi.

- Apakah hubungannya dengan teman, guru dan orang-orang di lingkungan
sekolahnya dalam keadaan baik? Bila anak memiliki gangguan dengan
orang-orang yang berada dalam lingkungan sekolah, ada kemungkinan dapat
menurunkan motivasi belajarnya.

Menjaga agar anak tetap memiliki motivasi belajar adalah hal
yang mendasar. Sebab motivasi adalah bahan bakar bagi prestasi belajar
anak.

Dalam kategori: Informasi Seputar Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.