Mengatasi Anak 2 Tahun Susah Makan

Anak usia 2 tahun sudah bisa diperkenalkan pada makanan dewasa atau makanan keluarga. Namun tidak terlalu pedas atau asam. Jadi apa yang dimakan oleh keluarga juga bisa diberikan pada anak.

Mengatasi anak yang susah makan perlu kesabaran dalam menanganinya untuk mengenai pola makan, sangat tergantung dari jenis makanan, rasa makanan, suasana makan dan saat makan, yang membutuhkan variasi. Usahakan setiap kali memberi makan anak, jenis makanan yang diberikan selalu berubah-ubah. Dan jangan terlalu fokus memberi nasi sebagai makanan pokoknya. Sebab bisa diganti dengan roti, mi, jagung, sagu atau ketela pohon. Yang terpenting unsur 4 sehat 5 sempurna tercukupi.

Untuk suasana makan, agar anak tidak bosan, sesekali diajak jalan-jalan, keliling komplek misalnya atau ke taman bermain. Jika ia sedang bermain, berikan waktu pada anak untuk menyelesaikan permainannya. Atau jika sambil nonton televisi, biarkan anak menonton. Setelah selesai baru diberi makan. Bisa juga disela-sela acara tersebut.

Waktu makan, biasanya pengosongan lambung terjadi 2-4 jam. Jadi beri jarak untuk pemberian makan anak. Tunggu lah sampai ia merasa lapar. Karena jika perutnya masih kenyang, pasti ia akan menolak diberi makan.

Hargai pilihan anak untuk memilih makanan kesukaannya. Asalkan tidak terus-terusan. Misalkan ia ingin makan mi, maka berikan saja. Asalkan besok menu makanan berubah. Dan yang terpenting cek kesehatan anak ke dokter untuk memastikan kesehatannya. Mengenai BAB yang tidak lancar, diakibatkan oleh kekurangan serat. Sehingga sistem pembuangan kotoran tidak lancar.

Dalam kategori: Susah MakanTips Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.