Mengatasi Anak Yang Susah Makan Sayur

Sebagian besar anak anak tidak suka makan sayur, Padahal sebagaimana kita ketahui bahwa didalam sayur banyak kandungan gizi sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak. Masalah seperti ini diperlukan orang tua harus lebih inovatif dan kreatif dalam mengolah sayur agar anak lebih menyukainya. Namun bagi sebagian orangtua hal tersebut bukanlah hal yang mudah karena anak menolak untuk makan sayur. Kalau sudah begini, maka orangtua dibuat pusing dan bingung memikirkan berbagai cara yang tepat agar putera-puterinya tertarik untuk makan sayur.

Kiranya beberapa tips berikut ini dapat membantu para orangtua untuk menarik perhatian anak agar mau makan sayur :

Buatlah penyajian masakan dengan semenarik mungkin. Misalkan memasak sop dengan wortel yang diiris menyerupai bunga dan makaroni berbentuk spiral. Lalu pada saat penyajian di atas meja makan dapat menggunakan mangkok dan sendok bergambar tokoh kartun kesukaan anak.
Ibu juga dapat membuatnya dalam bentuk aneka minuman segar seperti jus wortel yang dapat divariasi dengan campuran tomat dan jeruk atau buah-buahan lainnya sesuai dengan selera. Pada saat penyajian dapat menggunakan gelas bergambar tokoh kartun kesayangan atau gelas bening dengan hiasan gula pasir yang diberi sirup agar bisa menempel di sekeliling bibir gelas. Anak juga dapat menggunakan sedotan aneka bentuk dan warna yang dapat ia pilih sebelumnya.
Buat aneka bentuk cemilan, seperti keripik bayam, tempura brokoli, terong, dan lain-lain dengan saus mayonaise atau krim keju.
Membuat kentang panggang dengan brokoli rebus dan lelehan keju di atasnya.
Membuat nasi goreng dengan hiasan timun, wortel, buncis dan tomat menyerupai wajah yang tersenyum sehingga menarik perhatian anak untuk memakannya.

Berkreasilah sebanyak-banyaknya agar dapat membuat anak tertarik untuk makan sayur. Bila memungkinkan, ajak anak untuk ikut membuat masakan sederhana seperti membuat salad dengan campuran mayonaise dan menyajikannya dengan caranya sendiri sehingga ia bangga akan kreasinya dan mau memakannya dengan lahap. Ibu juga dapat ‘menyembunyikan’ sayur-sayuran tersebut ke dalam bekal roti isi anak sehingga anak tidak menyadari kalau dirinya sudah makan sayur melalui roti isi yang disukainya. Dengan demikian, lambat laun anak akan terbiasa dengan rasa sayur-sayuran di lidahnya sehingga mereka tidak akan menolak lagi untuk makan sayur.

Dalam kategori: Susah MakanTips Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.