Kebutuhan Asi Bayi 3 Bulan

Kebutuhan ASI bayi untuk usia 3 bulan sebaiknya masih diberikan ASI eksklusif. Namun bagi anda yang tidak bisa memberikan ASI pada si kecil, janganlah berkecil hati.

Pemberian susu formula telah terbukti mampu mencerdaskan anak dan berperan sebagai makanan sehat bayi.

Berikut adalah cara menyajikan makanan bayi umur 3 bulan.

1. Pola pemberian ASI eksklusif

Bagi anda yang mampu memberikan ASI pada buah hati anda, anda perlu memperhatikan pola-pola pemberian ASI. Waktu menyusui bisa sangat bervariasai, karena ada beberapa bayi yang suka menyusui sepanjang waktu, ada juga bayi yang menyusui pada saat lapar.

Pola pemberian ASI eksklusif ini biasanya dilakukan sebanyak 7 sampai  8 kali dalam sehari. Jika anda perlu memompa ASI untuk bayi anda, ketahuilah batasan mereka. Setelah melewati 1 bulan, jumlah rata-rata ASI yang diperlukan samapai menjelang usia 6 bulan adalah sekitar 75 sampai 90 ml atau sebanyak 6 sampai 8 kali menyusui per harinya.

Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan bahwa bayi anda memerlukan ASI melebihi pedoman diatas. Ini hanya sebuah pedoman, jangan menahan bayi anda jika ia masih lapar.

2. Pemberian susu formula bayi

Pedoman ini dapat anda gunakan bagi anda yang tidak mampu memberikan ASI eksklusif pada buah hati anda. Akan tetapi, tidak semua bayi umur 3 bulan mampu menyerap susu formula. Jadi, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan.

Pertama-tama perhatikan kemasan susu formulanya, pastikan dalam kandungannya tidak terkandung unsur-unsur yang berbahaya bagi kesehatan si kecil.

Setelah itu, anda bisa mulai denga memberikan susu formula sekitar 75 ml per 0,5 kg berat badan bayi setiap harinya. Jadi, jika berat badan bayi anda 3 kg maka anda berikan sekitar 450 ml per harinya.

Tetapi, tak tertutup kemungkinan bahwa bayi anda ingin minum setiap 2 sampai 3 jam sekali. Mulailah dengan 25 ml atau 50 ml untuk minggu pertama. Tingkatkan perlahan-lahanmenjadi 50 sampai 100 ml.

3. Membuat makanan bayi sendiri

Cara menyajikan makanan bayi umur 3 bulan juga bisa anda lakukan sendiri tanpa harus membeli. Bagi anda yang ingin mengenalkan makanan padat pada si kecil, mulailah dengan yang sederhana, seperti : pisang, alpukat, apel, pir, labu, maupun kentang yang dihaluskan.

Perhatikan juga reaksi bayi anda, jika ia menyukainya, berikutnya anda dapat mengenalkan daging sapi, atau ayam (yang dihaluskan) kepadanya. Dianjurkan anda tidak membubuhkan garam kedalam makanannya dan juga pastikan dalam memroses daging anda tidak membakar/memanggangnya..

Anda juga dapat mengombinasikan daging dengan sayuran, bahkan buah. Secara bertahap bayi anda akan terbiasa dengan makanan yang bertekstur dan giginya mulai muncul.

Adabeberapa tips dalam menyajikan makanan bayi umur 3 bulan yang cukup penting, diantaranya :

a. Mempersiapkan

Jika anda ingin memberikan bayi anda buah-buahan, sebaiknya anda kupas dulu kulitnya. Untuk daging sisihkan lemak, gajih, dan juga kulitnya.

Hal ini dilakukan karena pencernaan bayi masih sangat sensitif, oleh karena itu anda tidak boleh langsung memberikan makanan yang sulit dicerna.

b. Mengolah

Untuk proses pengolahan, anda bisa mengukusnya, merebusnya ataupun menggunakan microwave. Untuk bayi 3 bulan, dianjurkan anda untuk membuat bahan-bahan tersebut menjadi pure. Anda bisa menggunakan blender biasa atau food processor.

c. Penyimpanan

Makanan bayi yang berbentuk pure, dapat bertahan paling lam 30 hari dalam freezer. Anda dapat menggunakan toples untuk menyimpan bahan ini, tapi jangan lupa untuk member label tanggal kadarluarsa.

d. Penyajian

Untuk penyajiannya, anda cukup memanaskannya diatas kompor dan aduk hingga merata. Berkumpulnya panas pada satu titik dapat membahayakan bayi anda. Jika makanan ada yang tersisa, jangan masukkan dalam freezer lagi.

 

 

Sumber: blogkesehatan.net

Dalam kategori: Seputar ASITips Anak

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.